LIAN KARINA
TATTO PISANG AMBON
Tidak puas dengan piercing atau tindik di telinga dan hidungnya, penyanyi Lian Karina mentato bagian tubuhnya. Tapi karena baru pertama kali ditusuk-tusuk jarum tato, Lian menjerit kaget seperti orang kesakitan pada umumnya. Namun, lama kelamaan, jeritan itu berubah menjadi desah kegelian atau bahkan keenakan. "Tapi sesekali rasanya seperti disengat semut merah yang nakal," ungkap pemilik Dice Studio Tatto di Cibubur ini.
Tetapi malang nian nasib Lian. Maksud hati melukis tubuhnya dengan tatto yang keren dan membanggakan, namun gara-gara jeritannya sambil bergoyang-goyang, alhasil gambar tatto dipunggungnya berubah jadi mirip pisang ambon. "Hahaha, enggaklah, maksudku gambarnya biar mirip mikropon kok malah mirip pisang ambon, gede banget!" teriak Lian menegaskan.
Kegagalan itu semakin membangkitkan gairah Lian untuk mentatto seluruh bagian tubuhnya. Mirip sebuah ungkapan, gagal satu tumbuh seribu. Jadi, kalau tatto yang pertama tidak memuaskan, maka ia mau bikin tatto di jempol kakinya, biar mirip kepala uler sawah. "Kalau jempol kakiku sudah mirip uler sawah, enak buat mematok cowok-cowok nakal yang suka menggoda, Huahaha!" selorohnya senang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar